Duhai Rabb ...
Aku sangat mencintai diriku
yang sudah jelas adalah CiptaanMu
padahal aku tak pernah yakin apakah aku juga
dicintai OlehMu?
Duhai Rabb
aku ingin bangga dengan derajatku didunia
yang sudah jelas semua tercapai sebab pengaturanMu atasnya
padahal aku tak pernah yakin apakah derajatku
setinggi ini dihadapanMu?
Duuh Rabb
begini banyak bekal yang kupunya tuk perjalanan dunia
padahal tak jelas berapa lama nafas masih kan menemani,
lalu aku lebih tak tau lagi
berapa bekal yang siap kubawa pulang kekampungMu
dan apakah segala milik disni menjadi perlambang hasilku disana?
sungguh tida sebanding
sungguh bodohnya aku
sungguh rindu padaMu
sungguh ....
"Peggy Melati Sukma"
Rabu, 04 Juni 2014
Dan Sungguh perjalanan adalah guratan ceruk penanda jejak langkah ..
Duhai jiwa-jiwa yang dipenuhi kasih sayang
Perjalanan adalah kisah yang paling setia pada kita
disana ada gelak tawa yang bergantian dengan muram
tak jarang air mata bereklindang suka cita
dan olehnya, kita diajari tenatng ketabahan
Duhai jiwa-jiwa yang menyemai noktah Cinta
bersukurlah kita diberi perjalanan
ia jembatan menuju masa bulan madu yang abadi
Bermula dari tangisan kelahiran
lalu kita mengenal ilahi rabbi...
Duhai jiwa-jiwa yang memeluk kerinduan
Perjalanan selalu perjalan
ia guratan ceruk penanda jejak langkah
sampai tiba taqdir yang tak bisa ditunda atau dipanjangkan
Suka citalah kita berpulang pada sang Pemberi Kisah!
"Peggy Melati Sukma"
Perjalanan adalah kisah yang paling setia pada kita
disana ada gelak tawa yang bergantian dengan muram
tak jarang air mata bereklindang suka cita
dan olehnya, kita diajari tenatng ketabahan
Duhai jiwa-jiwa yang menyemai noktah Cinta
bersukurlah kita diberi perjalanan
ia jembatan menuju masa bulan madu yang abadi
Bermula dari tangisan kelahiran
lalu kita mengenal ilahi rabbi...
Duhai jiwa-jiwa yang memeluk kerinduan
Perjalanan selalu perjalan
ia guratan ceruk penanda jejak langkah
sampai tiba taqdir yang tak bisa ditunda atau dipanjangkan
Suka citalah kita berpulang pada sang Pemberi Kisah!
"Peggy Melati Sukma"
Rabu, 21 Mei 2014
Keharmonisan Syurga yang kurindu
Bagaimana mungkin aku mampu menjelasakan bagaimana deruan rindu itu kini memanggilku tanpa hati ...
jangan kau tanyakan betapa dalamnya aku merasakan itu semua, desah nafas dan degupan jantungku menjadi wakil dan isyarat yang tak semestinya aku sampaikan, .
wahai kau Ummi, wanita no.1 dalam hidupku bagaimana mungkin aku bisa menghabiskan sisa usia ini tanpa pengabdian yang akan membuatmu meneteskan air mata bangga?
karena waktu terlalu sering bertindak dengan begitu congkak
belum juga hilang rasa Rinduku ketika waktu berbaik hati mempertemukan kita, namun tanpa menunggu kesiapanku, ia kembali datang dengan keputusan yang sama sekali tidak aku suka.
dan Kau Lelaki perkasa penjaga terbaik, keringatmu parfum menyegarkan,
Petuahmu selalu menjadi kerinduan, senyum itu maih segar dalam ingatanku
Jumat, 16 Mei 2014
Untukkmu Wahai Bidadari No.1 di Syurga Kami
17 mei 1977 kau hembuskan nafas pertama
Amanah nama "Erlin Yuliana" tersemat
sejak saat itu hingga kini kau tak henti mengabdikan diri, menyebarkan ketulusan.
kemarin disaat menjadi anak kebaktian terbaik kau curahkan
dan kini saat kau menjadi Ibu dan Istri,
pun tiada hal lain yang tercurah kecuali segala yang terbaik untuk kami.
Barokallahu fii Umrik ya Ummi
Kau Wanita No.1 dalam hidup kami.
Kau wanita yang tak pernah keberatan untuk mengurangi jam tidurmu untuk kami
Wanita yang paling luas pengorbanannya, mengangkasa kasih sayangnya.
Demi Allah aku bangga sekali terlahir dari rahim wanita luar biasa sepertimu.
kau malaikat penjaga terbaik.
Semoga Allah menambahkan keberkahan dalam setiap desah nafas.
memberikan yang terbaik untuk hidup dan kehidupan sesudahnya sebagaimana kebaikanmu yang tercurah salama ini untuk kami
Do'akan kami untuk menjadi qurrata a'yun untukmu dan untuk abi.
hingga selalu bisa mendoakan yang terbaik untukmu dan Abi
Aamiin :)
Demi Nama Tuhan Pencipta langit dan Bumi
Kami mencintaimu KarnaNya :)
Amanah nama "Erlin Yuliana" tersemat
sejak saat itu hingga kini kau tak henti mengabdikan diri, menyebarkan ketulusan.
kemarin disaat menjadi anak kebaktian terbaik kau curahkan
dan kini saat kau menjadi Ibu dan Istri,
pun tiada hal lain yang tercurah kecuali segala yang terbaik untuk kami.
Barokallahu fii Umrik ya Ummi
Kau Wanita No.1 dalam hidup kami.
Kau wanita yang tak pernah keberatan untuk mengurangi jam tidurmu untuk kami
Wanita yang paling luas pengorbanannya, mengangkasa kasih sayangnya.
Demi Allah aku bangga sekali terlahir dari rahim wanita luar biasa sepertimu.
kau malaikat penjaga terbaik.
Semoga Allah menambahkan keberkahan dalam setiap desah nafas.
memberikan yang terbaik untuk hidup dan kehidupan sesudahnya sebagaimana kebaikanmu yang tercurah salama ini untuk kami
Do'akan kami untuk menjadi qurrata a'yun untukmu dan untuk abi.
hingga selalu bisa mendoakan yang terbaik untukmu dan Abi
Aamiin :)
Demi Nama Tuhan Pencipta langit dan Bumi
Kami mencintaimu KarnaNya :)
Selasa, 08 April 2014
Hadirnya membuatku banyak mengingatmu
Entah angin apa yang membuai hari ini, membuatku begitu berani
mencoretkan sesuatu untuk dirimu yang tidak pernah aku tau apalagi aku kenali. Aku
sebenarnya tidak pernah berniat untuk memperkenalkan diriku kepada
siapapun. Apalagi mencurahkan sesuatu yang hanya aku khususkan buatmu
sebelum tiba masanya. Kehadiran seseorang lelaki yang menuntut sesuatu
yang kujaga rapi selama ini semata-mata buatmu, itulah hati dan
cintaku, membuatku tersadar dari lenaku yang panjang.
Ummi telah mendidikku sejak kecil agar menjaga maruah dan mahkota diriku karena Allah telah menetapkannya untukmu suatu hari nanti. Kata Ummi, tanggungjawab Abi terhadap anak perempuan ialah menjaga dan mendidiknya sehingga seorang lelaki mengambil-alih tanggungjawab itu dari mereka. Jadi, kau telah wujud dalam diriku sejak dulu. Sepanjang umurku ini, aku menutup pintu hatiku dari lelaki manapun karena aku tidak mau membelakangimu.
Ummi telah mendidikku sejak kecil agar menjaga maruah dan mahkota diriku karena Allah telah menetapkannya untukmu suatu hari nanti. Kata Ummi, tanggungjawab Abi terhadap anak perempuan ialah menjaga dan mendidiknya sehingga seorang lelaki mengambil-alih tanggungjawab itu dari mereka. Jadi, kau telah wujud dalam diriku sejak dulu. Sepanjang umurku ini, aku menutup pintu hatiku dari lelaki manapun karena aku tidak mau membelakangimu.
Selasa, 01 April 2014
Kenikmatan tanpa Akhir
Ya ikhwah, Sungguh perjuangan kita terhampar luas dibumiNya, Mengabdi sebagai seorang Khalifah, rasa lelah berirama menemani setiap desah nafas, teruskanlah, bersabar dan yakinilah istirahat kita yang sesungguhnya adalah kelak ketika kita benar-benar menginjakkan kaki di JannahNya,
Katakanlah Sabatku adakah Akhir yang lebih baik dibanding mati dalam keyakinan kita?
Percayalah kematian kita adalah akhir perjuangan namun awal kenikmatan tanpa Akhir
Yuuuk :-) Pantaskan diri kita untuk mendapatkan kenikmatan tanpa akhir itu,, sebagai hadiah dari Allah utuk setiap perjuangan kita... !!
Katakanlah Sabatku adakah Akhir yang lebih baik dibanding mati dalam keyakinan kita?
Percayalah kematian kita adalah akhir perjuangan namun awal kenikmatan tanpa Akhir
Yuuuk :-) Pantaskan diri kita untuk mendapatkan kenikmatan tanpa akhir itu,, sebagai hadiah dari Allah utuk setiap perjuangan kita... !!
Saat ini Menjauh darimu adalah caraku untuk menCintaimu
Dengan Menyebut
NamaNya yang Maha Rahman dan Rahim
Perkenalan yang
singkat itu mengajarkan aku banyak hal, tentang pengabdian, kesungguhan,
Ukhuwah yang indah dan seterentetan kisah akan keindahan buah kesabaran.
Sebelum rasa itu
jatuh kepadanya, aku pernah mencintai seorang pemuda, waktu bercerta banyak
hingga tangan Allah menegaskan bahwa rupanya dia bukan untukku, dan Allah
membuktiakan janjiNya “Dia memberi ganti yang lebih baik” dengan waktu yang
tidaklah lama.
“Lancangkah persaan
cinta ini ya Allah??”, desahku kepadaNya disepertiga malam itu
Engkau Maha tau ya
Allah, bahwa hamba tidak pernah memilihnya untuk hamba Cintai, Engkau yang memilihkan
dia untuk hamba.
Cinta terlalu
sombong untuk sekedar meminta izin akan kesanggupanku akan rasa itu, aku jatuh
cinta kepadanya, namun Demi keagungan NamaNya karena cinta yang tumbuh itulah
yang membuatku untuk menjauh dan pergi darinya, untuk juga ikut merawat
keindahan iman yang sudah lama dia bangun, ikut membantunya menjadi kesatria
tangguh yang didambakan oleh Islam, sungguhh kau Mujahid kebaggaan Islam,
kebanggaan Umat dan Mujahid tangguh Kebanggan yang akan selalu kucinta. Aku menjauh
karna cinta itu. Dan Allah yang menuntunku untuk melakukannnya.
Semoga Allah menjagamu dalam taat
Langganan:
Postingan (Atom)





